Perkiraaan Kekuatan Baru MU Bersama Pochettino

Perkiraaan Kekuatan Baru MU Bersama Pochettino sudah bisa dinaikkan menjadi topik pembicaraan bagi para fans dan para analisis sepakbola. Hal ini dikarenakan Mauricio Pochettino merupakan nama yang paling mendominasi untuk menggantikan Ralf Rangnick.

Mauricio Pochettino

Nama Mauricio Pochettino pasti lah sudah tidak asing lagi kita bagi para penggemar sepakbola. Ya benar, saat ini ia masih menjadi pelatih tim kuat di liga Perancis yaitu Paris Saint-Germain. Ia terbilang cukup sukses dalam memanage tim nya itu.

Ia dikenal dengan sebutan spesialis final, karena sampai saat ini ia hanya bisa membawa timnya sampai ke final. Belum pernah ia mendapatkan gelar juara bersama timnya. Sebelum ke PSG, ia pernah melatih beberapa tim liga spanyol dan liga inggris seperti Espanyol, Southampton, serta Tottenham Hotspur.

Namun masalah kepemimpinannya, jangan diragukan lagi. Bahkan sampai saat ini PSG berhasil memberika performa yang cukup memuaskan. Dengan menduduki puncak klasemen liga perancis , bisa dibilang Pochettino punya peran yang cukup besar dalam menata timnya.

Hal inilah yang membuat para fans MU tertarik dan punya harapan MU untuk bisa dilatih oleh Pochettino. Selain itu para pemain MY juga sudah setuju dengan masuknya pelatih PSG ini kepada tim mereka. Banyak yang memperkirakan MU bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dibawah kepemimpinan Mauricio Pochettino.

 

Perkiraaan Kekuatan Baru MU

Tentunya, Kekuatan MU untuk musim depan dibawah kepemimpinan Pochettino sangat menarik untuk ditebak. Untuk lebih jelasnya, maka akan dijelaskan sedikit lebih rinci untuk masing-masing bagian dari lineup MU yang akan datang.

Pertama, untuk posisi kiper terdapat dua nama yang diperkirakan akan mengisi posisi ini. Mereka ialah David de Gea dan Dean Handerson. Kemungkinan tidak akan ada perubahan untuk masalah kiper. Karena sudah diketahui bahwa De Gea punya peran penting dalam mempertahankan gawang MU.

Ia kerap kali menjadi pahlawan di momen momen genting. Meskipun pertahanan MU dikatakan cukup lemah, namun dengan ada De Gea dibaris pertahanan terakhir, MU masih mampu menahan beberapa serangan yang mematikan ke arah gawangnya.

Kedua, lini pertahanan MU sudah pasti memerlukan perombakan yang besar. Dibawah kepemimpinan Rangnick, ia tidak mampu memanage garis pertahanan yang kuat. Padahal banyak nama-nama pemain bertahan yang mahal dan berkualitas yang ada disisi MU.

Dibawah kepemimpinan Pochettino, mungkin ada satu nama yang akan ditarik nya yaitu Max Arons. Yah begitulah setidak nya ada beberapa pembenahan dalam lini start lineup MU jika Rangnick digantikan dimusim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.